Tulisan ini dibuat dalam rangka menjawab pertanyaan Cosmic Boy dalam diskusi diblog Iman Kristen.
Mesias berasal dari bahasa Ibrani Massiach/Massaha yang berarti:
- Melantik
- Mengurapi
- Mengurut
Pemberian gelar Mesias kepada seseorang menunjukan bahwa orang tersebut telah dilantik dan ditentukan Tuhan untuk memegang Jabatan tertentu dengan meminyaki sebagai simbol pelantikan tersebut.
- John Hogue mengatakan: Devinisi yang terpenting dari gelar Utusan atau Yang diLantik.
- Mesias bagi yahudi diberikan kepada: seorang penguasa dan pemimpin agama serta Panglima Perang yang akan membebaskan bangsa Israel dari penjajahan dan perbudakan.
- Bahkan ada yang menegaskan bahwa mesias adalah orang yang akan hadir sebagai Raja dan Penakluk.
- Menurut Russel Sharto: Mesias adalah Panglima Perang, Raja dan Pemenang dalam Pertempuran.
- Michael Baigent: Mesias yang dinanti-nantikan para pengikut Yesus adalah Kepala Pemerintahan sekaligus pemimpin agama sesuai dengan ajaran yahudi.
Sedangkan yang menjadi Mesias menurut ajaran yahudi / Israel adalah Daud dan Keturunannya yang menjabat sebagai Panglima Perang sekaligus yang membebaskan israel dari penjajahan dan Perbudakan ini tercantum dalam II Samuel 7: 11 – 7
Kini kita melihat sosok Yesus apakah keturunan daud menurut Daging? Seperti yang didengung-dengungkan gereja selama ini? Kalau kita membaca dalam Kisah 9:20, Matius 1: 18, 20, 24 dan 25 ini jelas-jelas tidaklah mungkin bahwa Yesus adalah keturunan Daud seperti yang dikatakan oleh Paulus dalam Roma 1:3. Selanjutnya kita melihat dari sang Ibu Yesus sendiri, Maria bukanlah dari garis keturunan Daud namun dari Garis Keturunan Harun.
Bagi Yahudi sebelum dan pada masa awal pergerakan kristen tidaklah mengenal ajaran kepercayaan mengenai Mesias yang mati terbunuh dan bangkit dari kematian. Yahudi hanya mengenal Mesias sebagai Panglima Perang yang selalu menang, sehingga kalau ada mesias yang mati terbunuh mereka mencemooh sebagai mesias yang gagal bahkan disebut sebagai mesias palsu yang tidak memenuhi nubuat kitab suci para nabi. Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa tidak ada mesias yang disalibkan dan mati bangkit kembali.
- James H Charles Worth: Kepercayaan kepada mesias yang mati ditiang salib adalah tahayul yang sangat berbahaya, ini adalah sebuah kekafiran
- John Davidson: Kepercayaan kepada kebangkitan tubuh kasar (didunia) adalah kemauan orang-orang tolol.
Didalam Lukas 24:46 : Katanya kepada mereka ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga. Ucapan seperti ini tentunya merujuk kepada Kitab Perjanjian Lama, tapi kenyataannya tidak ada didalam Perjanjian Lama itu sendiri dan telah menjadi perdebatan para kristolog yang pada ujung-ujungnya diketahui bahwa ini adalah ayat-ayat ciptaan penulis injil lukas yang dijejalkan kepada mulut yesus, dan ini dapat kita perhatikan bagaimana penulis injil lukas ini didalam menciptakan dogmanya yang tertera didalam Lukas 24:45.
Kristus menurut Paulus: Anak Allah yang menurut Daging diperanakan dari keturunan Daud (Roma 1:3-4) disini terlihat bahwa paulus memaksakan kemauannya padahal menurut daging jelas bukan keturunan Daud.
Kriteria Kristus menurut Paulus adalah: Penebus dosa yang mati, dikubur kemudian dibangkitkan kembali pada hari ketiga (I Korintus 15:3-4) untuk meyakinkan kepada yahudi tentunya paulus selalu merujuk kepada kitab para nabi (PL) namun tidak dapat dibuktikannya. Disini paulus berhadapan dengan Penyembah berhala di Asia Kecil, Yunani, Mesir, dan Timur Tengah yang kala itu mempertuhankan/menyembah Dewa KRISTUS TAMMUS dll. Paulus selanjutnya berusaha untuk memperkenalkan Yesus seperti yang ada pada Tammus:
-
Tammus lahir dari seorang Perawan dan Yesus juga harus lahir dari seorang perawan.
-
Tammus tertikam lambungnya, Yesus dibuat cerita kalau dia ditikam pada lambungnya.
-
Tammus tiga hari tiga malam dikubur maka yesus juga harus tiga hari tiga malam didalam kubur.
Dijelaskan oleh Michael Beagent, Richard Leigh dan Henry lincoln (the messianic legacy): Kalau Paulus ingin menantang para penyembah berhala Dewa Tammus, Yesus harus bisa menandingi setiap mukjizat Tuhan-tuhan lama, sebagai akibatnya kehidupan dewa Tammus harus diukirkan kepada kehidupan Yesus.
Yesus yang tadinya diharapkan menjadi mesias yang gagah berani, pemimpin israel dalam pembebasan dari penjajah Romawi berubah menjadi kristus yang tidak berdaya, disiksa dan menyerahkan dirinya untuk disalib dalam rangka menebus dosa manusia. Dengan kedudukan ini maka ajaran yesus menjadi kabur dan tidak penting lagi untuk digantikan kedudukannya dengan Kristus penyembah berhala yang baru.
Para penyembah berhala di Romawi, Babilonia, Persia dan Mesir menyembah Kristus dengan kriteria sebagai berikut:
-
Lahir 25 Desember
-
Anak Allah
-
Mati terbunuh dan bangkit pada hari ketiga
-
Terangkat ke surga
Kriteria tersebut dianut oleh Paulus sejak kanak2 yang diwujudkan dalam upacara & Festifal penyembahan “Herakles Kristus” di Tarsus.
Masyarakat Romawi dan Yahudi pada abad pertama tidaklah mengenal Yesus sebagai tuhan dan kristus. Joshepus, Flavius yang hidup di Israel sekitar tahun 60an menuliskan dalam buku Antiquitates Judaicae, yang dengan tanpa malu-malu gereja merubahnya demi kepentingan pengangkatan yesus sebagai kristus. Perhatikan kebiasaan gerja merubah tulisan Antiquitates Judaicae:
Pada saat itu hidup seseorang yang bernama Yesus, seorang yang bijak. Sebab dia melakukan hal-hal yang menakjubkan, seorang guru bagi orang-orang yang menerima kebenaran dengan senang hati. Dia menarik perhatian orang-orang Yahudi maupun Yunani. Dan ketika Pilatus menyalibnya berdasarkan tuduhan tokoh-tokoh penting saat itu, mereka yang sejak semula mencintainya, tidak pernah mengkhianatinya. Dan golongan Kristen yang disebut seperti namanya, tidak pernah lenyap sampai saat ini.
Perhatikan bagaiman gereja dengan NEKADNYA dan tanpa malu-malu sebagai sebuah institusi merubah tulisan tersebut menjadi:
Pada saat itu hidup seseorang yang bernama Yesus, seorang yang bijak, jika seseorang dapat menyebutnya manusia. Sebab dia melakukan hal-hal yang menakjubkan, seorang guru bagi orang-orang yang menerima kebenaran dengan senang hati. Dia menarik perhatian orang-orang Yahudi maupun Yunani. Dia adalah Mesias. Dan ketika Pilatus menyalibnya berdasarkan tuduhan tokoh-tokoh penting saat itu, mereka yang sejak semula mencintainya, tidak pernah mengkhianatinya. Karena dia tampil dihadapan mereka pada hari ketiga, hidup kembali, sebagaimana yang Dan golongan Kristen yang disebut seperti namanya, tidak pernah lenyap sampai saat ini.
Yesus bukan mesias dan Kristus
@parhobass
kata anda : jelas tidak dapat Anda temukan, karena
saya bilang
bukti Iblis”menggoda” Hawa/Adam untuk sama dengan Allah,
sementara Anda mencari iblis yang menggoda adam dan hawa
paham maksud saya ngga?
kata saya : memang tidak di temukan kok,bukan berarti saya tidak temukan…he..he..he…
ANDA paham juga maksud saya….????…saya minta bukti ayat yg ada di alkitab… ada tidak ayatnya bahwa iblis “menggoda” adam dan hawa….atau saya ikuti jalan pikiran anda….ada tidak bukti Iblis”menggoda” Hawa/Adam untuk sama dengan Allah, ayatnya mana…?
kata anda : anda sedang mengelak… tidak apa2..
kata saya : he..he..he..mas..mas…siapa yang mengelak mas…he..he..he..
kata anda : tapi mungkin Anda tertarik dengan ayatnya tidak apa2 saya kasih di sini:
Beresit 3:4-5:
׃ וַיֹּאמֶר הַנָּחָשׁ אֶל־הָאִשָּׁה לֹא־מֹות תְּמֻתוּן׃ כִּי יֹדֵעַ אֱלֹהִים כִּי בְּיֹום אֲכָלְכֶם מִמֶּנּוּ וְנִפְקְחוּ עֵינֵיכֶם וִהְיִיתֶם כֵּאלֹהִים יֹדְעֵי טֹוב וָרָע׃
(vayomer hannachas el-haishah lo-mot temetun ki yodea elohim ki veyom akhalekhem mimennu venifkechu ayneykhem vihyitem kaalohim yiday tov vara’) maaf transliterasinya tidak bagus karena keterbarasan keyboard
silahkan apa yang sedang Anda tunggu untuk dikatakan?
kata saya : ok..sewaktu saya di sekolah GMIM minahasa(Gereja masehi Injil Minahasa) di manado sulawsi utara ” beresit” artinya “kejadian” kalau salah maaf,jadi saya coba buka kejadian 3:4-5
(3) tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”
(4) Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,
sekarang pertanyaan mana Iblis yg menggoda … malah yang ada dlm ayat itu adalah ular…..!!!!!!!!!
@Bomi ex-GMIM;
manusia tak lepas dari salah, karena ia sudah lepas dari YANG BENAR, contoh:
saya meberi ayat Bereshit 3:4-5
Anda memberi ayat Beresehit 3:3-4
saya mau sedikit detail dulu, maaf…hehehe
tetapi kalau Anda ngotot menggunakan ayat Anda tidak apa2:
ok, anda mencari kata mana kata “menggoda”,
ayat 3,
tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”
yang saya BOLD, itu benar2 seperti yang TUHAN harapkan, tetapi
ayat 4,
3:4
Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,
jadi Iblis memberikan alternatif lain, jalan lain…dan tentu karena hanya KRISTUS lah JALAN, maka alternatif lain pasti menuju kematian, seperti yang disebut di ayat 3.
pemberian alternatif lain ini, bisa diasumsikan menggoda, bisa diasumsikan mengajak, dan asumsi2 lain, tetapi intinya adalah berusaha merusak Perintah TUHAN… IA merusak hal-hal yang tepat sasaran yang diberikan TUHAN. Melanggar maunya TUHAN=mati, tepat sasaran, tetapi iblis membengkokkannya…
contohnya sekarang, ngga usah jauh jauh
saya memberi ayat Bereshit 3:4-5
Anda memberi ayat Bereshit 3:3-4… itu tidak tepat sasaran
shalom alenu;
hakadosh/parhobass
@ parhobass
kata anda : manusia tak lepas dari salah, karena ia sudah lepas dari YANG BENAR, contoh:
saya meberi ayat Bereshit 3:4-5
Anda memberi ayat Beresehit 3:3-4
saya mau sedikit detail dulu, maaf…hehehe
kata saya : ok…saya minta maaf atas ketidak telitian saya dalam mengambil ayatnya…
kata anda : tetapi kalau Anda ngotot menggunakan ayat Anda tidak apa2:
ok, anda mencari kata mana kata “menggoda”,
ayat 3,
tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”
yang saya BOLD, itu benar2 seperti yang TUHAN harapkan, tetapi
ayat 4,
3:4
Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,
jadi Iblis memberikan alternatif lain, jalan lain…dan tentu karena hanya KRISTUS lah JALAN, maka alternatif lain pasti menuju kematian, seperti yang disebut di ayat 3.
Kata saya : Maaf mas…saya sudah minta maaf atas ketidak telitian saya …dan saya sudah membaca sampai ayat 5nya….tapi saya tidak menemukan sedikitpun ada makna seperti kata anda ” “Sekali-kali kamu tidak akan mati,
jadi Iblis memberikan alternatif lain,” dan juga saya tidak melihat keterlibatan iblis dalam menggoda hawa dan adam sehingga jatuh ke dalam dosa.
kata anda : pemberian alternatif lain ini, bisa diasumsikan menggoda, bisa diasumsikan mengajak, dan asumsi2 lain, tetapi intinya adalah berusaha merusak Perintah TUHAN… IA merusak hal-hal yang tepat sasaran yang diberikan TUHAN. Melanggar maunya TUHAN=mati, tepat sasaran, tetapi iblis membengkokkannya…
kata saya : silahkan mas anda mengasumsikan apapun….tapi yang saya minta khan adalah di mana peranan iblis dalam memperdayakan manusia atau menggoda manusia sehingga jatuh ke dalam dosa…mana ayatnya dalam alkitab…kalau anda berbicara ” bisa di asumsikan” bla..bla….silahkan ,tapi tolong dasarnya dari mana…?…sebab sampai saat ini,yang saya lihat dalam ayat2 yang anda sodorkan malah Ular yang memperdayakan sehingga manusia jatuh kedalam dosa.
kata anda : contohnya sekarang, ngga usah jauh jauh
saya memberi ayat Bereshit 3:4-5
Anda memberi ayat Bereshit 3:3-4… itu tidak tepat sasaran
kata saya : apakah ketidak teletian saya termasuk pada perbuatan dosa..???…he..he..he…he…he..
@Boni ex-GMIM
kalau Anda tidak bisa melihat keterlibatan Iblis di ayat itu, ya sudah.. mungkin Anda melihat yang lain silahkan dibagi apa yang Anda lihat…
@parhobass
Kata anda : kalau Anda tidak bisa melihat keterlibatan Iblis di ayat itu, ya sudah.. mungkin Anda melihat yang lain silahkan dibagi apa yang Anda lihat…
kata saya : mas…khan dari pertama pertanyaan saya cuman itu….?,tapi sampai saat ini memang benar saya tidak mendapatkan keterlibatan iblis dalam ayat2 yang anda sodorkan,……yang ada malah ular,iya khan….bukankah dari pertama saya katakan bahwa yang saya dapatkan hanya keterlibatan ular yang membuat ” Manusia jatuh ke dalam dosa” ini sesuai dengan bunyi ayat ” (13) Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.” dari surat ,Kejadian 3.
Saya tidak punya apa2 …untuk di bagikan…dan terima kasih atas diskusinya
wasssalam
@Boni ex-GMIM
kata saya : mas…khan dari pertama pertanyaan saya cuman itu….?,tapi sampai saat ini memang benar saya tidak mendapatkan keterlibatan iblis dalam ayat2 yang anda sodorkan,……yang ada malah ular,iya khan….bukankah dari pertama saya katakan bahwa yang saya dapatkan hanya keterlibatan ular yang membuat ” Manusia jatuh ke dalam dosa” ini sesuai dengan bunyi ayat ” (13) Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.” dari surat ,Kejadian 3.
Saya tidak punya apa2 …untuk di bagikan…dan terima kasih atas diskusinya
wasssalam
oo, begitu….jadi Anda bingung di ular toh..
kalau mau tau siapa “ular” itu, maka langsung lah lari kitab paling ujung di Alkitab…
Why 20:2 ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya,
supaya anda tau juga, cara iblis di awal untuk merusak rencana TUHAN adalah selalu menyediakan alternatif lain, dengan cara memutarbalikkan perintah/firman TUHAN, semoga Anda bukan salah satu yang mengikuti Iblis ini….yang mengikuti Iblis TUHAN bilang,….“Kamu pasti mati”
salam;
hakadosh/parhobass
@ parhobass
Kata anda
o, begitu….jadi Anda bingung di ular toh..
kalau mau tau siapa “ular” itu, maka langsung lah lari kitab paling ujung di Alkitab…
Why 20:2 ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya,
kata saya : Mas kayaknya ayat 2 dari matius 20 itu tidak ada hubungan sama sekali dengan ular yang di maksud dengan surat kejadian yang menceritakan manusia kedalam dosa…..Pertama anda lihat “Naga” dalam ayat itu,sedangkan dalam surat kejadian 3 tidak bermakna ular naga.
Kedua Coba anda baca kejadian 3 : (1) Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”
Yang saya garis bawahi disini adalah ” Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. ” Kemudian saya lebih tekankan kepada ” binatang” .Jelas sekali ular yang di maksudkan disini adalah binatang.Artinya tidak ada hubungannya dengan Iblis,karena alkitab sendiri yang mengatakan bahwa ular itu adalah binatang,tidak bermakna iblis ataupun naga.
ketiga …dan pendapat saya ini didukung dengan oleh kejadian 3:(14) Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.”……jelas sekali ayat ini memperlihatkan ular yang di maksud adalah ular yang seperti kita ketahui sekarang ini.bukan ular naga ataupun iblis.
jadi saya kira alasan anda memunculkan wahyu 20:2 tidak berdasar sama sekali,dan coba anda buka matius 4:1-11waktu yesus di coba oleh iblis…dari ayat2 yang di sajikan ,sama sekali berbeda dengan iblis yang di maksud dengan pada wahyu 20;2….???????????????????????………
kata anda : supaya anda tau juga, cara iblis di awal untuk merusak rencana TUHAN adalah selalu menyediakan alternatif lain, dengan cara memutarbalikkan perintah/firman TUHAN, semoga Anda bukan salah satu yang mengikuti Iblis ini….yang mengikuti Iblis TUHAN bilang,….“Kamu pasti mati”
kata saya : Insyaalah mas…mudah2han saya bukan salah satu dari pengikut Naga/iblis.Kalau dalam Islam mas yang mengikuti ajaran iblis pasti balasan pasti masuk neraka,….sebab banyak orang berdosa mas …saya, anda dan yang lainnya sudah terlalu sering berbuat dosa…tapi kok tidak mati2 seperti kata anda “Kamu pasti mati”…
Makanya saya lebih merasa terbuka pikiran dan hati saya setelah mendalami agama Islam.
wassalam
@ parhobass
Ralat………..” Mas kayaknya ayat 2 dari matius 20 itu” maksud saya ” Mas kayaknya ayat 2 dari wahyu 20 itu” mhon maaf atas ketidak telitian saya dalam mengetik…..!!
@ Boni ex-GMIM;
kata saya : Mas kayaknya ayat 2 dari WAHYU 20 itu tidak ada hubungan sama sekali dengan ular yang di maksud dengan surat kejadian yang menceritakan manusia kedalam dosa…..Pertama anda lihat “Naga” dalam ayat itu,sedangkan dalam surat kejadian 3 tidak bermakna ular naga.
Kedua Coba anda baca kejadian 3 : (1) Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”
Yang saya garis bawahi disini adalah ” Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. ” Kemudian saya lebih tekankan kepada ” binatang” .Jelas sekali ular yang di maksudkan disini adalah binatang.Artinya tidak ada hubungannya dengan Iblis,karena alkitab sendiri yang mengatakan bahwa ular itu adalah binatang,tidak bermakna iblis ataupun naga.
ketiga …dan pendapat saya ini didukung dengan oleh kejadian 3:(14) Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.”……jelas sekali ayat ini memperlihatkan ular yang di maksud adalah ular yang seperti kita ketahui sekarang ini.bukan ular naga ataupun iblis.
jadi saya kira alasan anda memunculkan wahyu 20:2 tidak berdasar sama sekali,dan coba anda buka matius 4:1-11waktu yesus di coba oleh iblis…dari ayat2 yang di sajikan ,sama sekali berbeda dengan iblis yang di maksud dengan pada wahyu 20;2….???????????????????????………
ingat peristiwa Ayub? iblis bermanifestasi di dalam penyakit.
ingat daud? Iblis bermanifestasi di dalam kesombongan.
ingat “ular” di kitab kejadian? Iblis bermanifestasi di dalam segala kepintarannya.
nah, sama, bukankah dunia menganggap TUHAN itu sesuatu yang mustahil ADA?, sama saja, Iblis sedang bermanifestasi di dalam setiap pikiran2 manusia.
Jadi kalau Anda cerdas, hati2lah supaya jangan Iblis bermanifestasi di sana, caranya? yaitu kenallah Jalan Lurus, jangan jalan alternatif.
kata saya : Insyaalah mas…mudah2han saya bukan salah satu dari pengikut Naga/iblis.Kalau dalam Islam mas yang mengikuti ajaran iblis pasti balasan pasti masuk neraka,….sebab banyak orang berdosa mas …saya, anda dan yang lainnya sudah terlalu sering berbuat dosa…tapi kok tidak mati2 seperti kata anda “Kamu pasti mati”…
Makanya saya lebih merasa terbuka pikiran dan hati saya setelah mendalami agama Islam.
roh Anda telah mati, semoga secepatnya hidup. roh Anda diberi Allah, karena ALLAH adalah hidup maka roh Anda hanya DIA yang sanggup hidupkan, persis seperti ADAM dihidupkan oleh ALLAH.
kalau Anda tidak percaya ini maka Anda telah mempercayai alternatif lain., sekali lagi TUHAN berkata:”Kamu pasti mati”,
eh waktu itu Adam langsung mati? tidak, tetapi rohnya telah mati, ia diusir dari kedamaian bersama Yang HIDUP.
mengenai kata2 “ayat” yang salah itu, semua hanya memberi pelajaran mas,…
Kristus itu tidak jauh untuk dilihat, IA begitu dekat….
koq bisa? yah begitulah… Anda melakukan beberapa kesalahan, itu wajar, karena apa, karena Kristus katakan, manusia tidak ada satupun yang BENAR, hanya KRISTUS saja Yang Benar.
Salam;
hakadosh/parhobass
@ parhobass
kata anda : ingat peristiwa Ayub? iblis bermanifestasi di dalam penyakit.
ingat daud? Iblis bermanifestasi di dalam kesombongan.
ingat “ular” di kitab kejadian? Iblis bermanifestasi di dalam segala kepintarannya.
kata saya : Tapi anda pun harus ingat pula,ayat2 tersebut ada penekanan2nya sehingga bisa bermakna iblis lagi bermanifestasi,tapi khan dalam kasus ini ,di kejadian 3,mulai dari ayatnya yang pertama sampai terakhir,penekanannya tegas sekali.contoh : kejadian .3 : (1) Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. …….> – jelas sekali di-sini bahwa ular yang memperdayakan manusia itu adalah “BINATANG” .tidak mungkin lagi di asumsikan,ataupun dimaknakan sebagai Iblis,apalagi bisa di maknakan iblis lagi bermanifestasi…. ,karena ayat ini sudah tersurat dengan jelas mengatakan ular adalah binatang.Kemudian masih dari surat yang sama pasal 3 ayatnya yang ke-14 (….terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.”) …. Nah ayat ini malah lebih menegaskan bahkan lebih mendukung bahwa , memang benar ular yang di maksudkan adalah binatang menjalar artinya ular yang di maksud itu,adalah ular yang kita ketahui sekarang ini,bukan naga /iblis yang lagi bermanifestasi.
Jadi kalaupun anda katakan bermanifestasikan,ataupun bisa di asumsikan…anda salah,karena Makna ular yang di maksudkan disini sudah tersurat dengan jelas…jadi sudah tidak bisa di asumsikan lagi…karena alkitab sendiri sudah menegaskanya.
kata anda : nah, sama, bukankah dunia menganggap TUHAN itu sesuatu yang mustahil ADA?, sama saja, Iblis sedang bermanifestasi di dalam setiap pikiran2 manusia.
kata saya : nah contoh juga kalimat anda ini, saya bisa asumsikan dengan manusia yang tidak percaya Tuhan yang Merekalah yg tidak percaya Tuhan itu tidak ada.iya khan.memang benar iblis sedang bermanifisasi dalam pikiran dan hati kita untuk menjerumuskan manusia agar jatuh ke dalam dosa.Tapi ini di luar dari pokok bahasan kita.
kata anda : Jadi kalau Anda cerdas, hati2lah supaya jangan Iblis bermanifestasi di sana, caranya? yaitu kenallah Jalan Lurus, jangan jalan alternatif.
kata saya : Alhamdulillah mas,saran anda saya sudah kerjakan,kata anda ini lebih meyakinkan saya lagi,bahwa jalan yang saya ambil sudah lurus bukan yang elternatif,sebab kata anda ini ada dalam surat Al-Faatihah pada ayat ke 6 “Tunjukilah kami jalan yang lurus” insyaallah saya akan tetap cerdas seperti kata anda,dengan mengenal terus jalan yang lurus itu.
kata anda : roh Anda telah mati, semoga secepatnya hidup. roh Anda diberi Allah, karena ALLAH adalah hidup maka roh Anda hanya DIA yang sanggup hidupkan, persis seperti ADAM dihidupkan oleh ALLAH.kalau Anda tidak percaya ini maka Anda telah mempercayai alternatif lain., sekali lagi TUHAN berkata:”Kamu pasti mati”,
eh waktu itu Adam langsung mati? tidak, tetapi rohnya telah mati, ia diusir dari kedamaian bersama Yang HIDUP.
kata saya : Dalam Islam mas parhobass… roh tidak pernah mati walaupun jasadnya telah mati,dan setahu saya roh dalam kristen pun begitu,tidak pernah mati,jadi ucapan anda ini , kayaknya tidak punya dasar sama sekali,kalau bisa saya asumsikan argument anda hanya untuk menakut-nakuti..(itu asumsi dari saya saja).he..he..he..
Kata anda : mengenai kata2 “ayat” yang salah itu, semua hanya memberi pelajaran mas,…
Kristus itu tidak jauh untuk dilihat, IA begitu dekat….
koq bisa? yah begitulah… Anda melakukan beberapa kesalahan, itu wajar, karena apa, karena Kristus katakan, manusia tidak ada satupun yang BENAR, hanya KRISTUS saja Yang Benar.
kata saya : Kesalahan dan ketidak telitian itu hal yang lumrah,selama kita mau mengakui dan memperbaiki kesalahan itu,dalam Islam Hukumnya “WAJIB”.
Manusia tidak ada yang benar mas..tapi manusia harus berusaha untuk berbuat yang benar dengan jalan 1 TESALONIKA 5 ;(21) Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
dan itu lah yang saya perbuat menjalankan saran tesalonika tersebut kemudian setelah saya uji maka,saran anda pun sudah saya laksanakan mendapatkan jalan yang lurus,hasilnya Insyallah saya akan pegang dengan baik-baik…insyallah.
wassalammmm
@boni ex GMIM;
1. yah Iblis bermanifestasi di dalam binatang ular, dan binatang ular itupun tidak luput dari kutuk TUHAN.
2. Tetapi anda tidak akan menemukan binatang ular yang bisa berbicara kan?
kecuali Anda bisa menemukan binatang ular yang bisa berbicara sekarang maka saya salah. Sebab waktu dikutuk itu binatang ular ini tidak dikutuk untuk tidak dapat bicara lagi toh.
3. Atau Anda sedang mempertanyakan literal ayat itu, disitu dikatakan, ular dikutuk untuk makan dari debu, apakah ada ular yang makan debu? karena tidak ada, maka ada hal lain yang tersirat di sana.
4. Tunjukkanlah kami jalan lurus, di doa Anda kepada Allah Anda. Kamis sudah berjalan di Jalan Lurus, mau ikut?
5. roh ada saatnya mati… saya sedang tidak menakut2i Anda., saya menceritakan tentang kematian ke dua. kematian pertama adalah kematian daging sedang roh tidak (Islam percaya ini dan Kristen juga),dan kematian ke dua adalah kematian daging maupun roh (inilah salah satu Jalan Lurus itu).
Kematian yang inilah yang TUHAN maksud di perintah pertama itu. Dan karena sangat gentingnya ini maka TUHAN harus datang sendiri untuk mengambil manusia itu.
6. Kalau Anda percaya ayat Tesalonika itu, maka Anda seharusnya juga percaya dengan ayat-ayat yang lain, tetapi kalau Anda sedang mengambil ayat2 yang Anda senangi saja, maka Anda bukanlah lagi berada di Jalan Lurus, melainkan jalan alternatif, sama seperti ular itu, ia mengambil sebagian perintah TUHAN yang pertama, lalu sebagian lagi ia masukkan keinginannya.
salam.
parhobass/hakadosh
@ parhobass
kata anda : 1. yah Iblis bermanifestasi di dalam binatang ular, dan binatang ular itupun tidak luput dari kutuk TUHAN.
kata saya : loh dari mana anda bisa mengatakan demikian … coba buktikan dengan ayat2 pendukungnya,bukan cuma asumsi anda,kalau cuma asumsi saya pun bisa membuatnya bang.,…bukankah ayatnya jelas sekali di katakan Kej:- 3- : (1) Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah.
“Ingat kalimat ,” Paling Cerdik.” dalam ayat itu,…itu memantahkan argument anda bahwa iblis bermanifestasi pada diri ular,…sebab karena kecerdikan ini maka ” ular bisa memperdayakan manusia itu inti ceritanya,makanya ayat pertama dari kej.3 itu dikatakan bahwa ular adalah ” Binatang Paling Cerdik”….sedangkan manifestasi iblis dalam ular, anda tidak bisa buktikan dan memang benar tidak ada ayat2 dalam kejadian 3 itu yang mengisyaratkan tentang manifestasi iblis dalam tubuh ular,karena itu menurut asumsi anda saja,….!!!!!!!!!
kata anda : 2. Tetapi anda tidak akan menemukan binatang ular yang bisa berbicara kan?
kecuali Anda bisa menemukan binatang ular yang bisa berbicara sekarang maka saya salah. Sebab waktu dikutuk itu binatang ular ini tidak dikutuk untuk tidak dapat bicara lagi toh.
kata saya : anda mengalihkan pembicaraan yang ada,kalau anda berkata demikian….sayapun belum pernah melihat ular makan debu….karena dia dikutuk,dan kutukannya belum di cabut.begitu pula antara perempuan dan ular kan sering terjadi misalkan di taman binatang,ataupun sering kita lihat wanita memelihara ular..apakah mereka saling meremukan kepala dan tumit .kan itu sesuai dengan kutukan tersebut,tapi saya tidak akan membicarakan itu…saya berfokus pada argument ” kejatuhan manusia ke dalam dosa di sebabkan oleh ular, bukan Iblis”
kata anda : 3. Atau Anda sedang mempertanyakan literal ayat itu, disitu dikatakan, ular dikutuk untuk makan dari debu, apakah ada ular yang makan debu? karena tidak ada, maka ada hal lain yang tersirat di sana.
kata saya : jawabku lihat point di atas
kata anda : 4. Tunjukkanlah kami jalan lurus, di doa Anda kepada Allah Anda. Kamis sudah berjalan di Jalan Lurus, mau ikut?
jawab saya : sudah saya ikut dulu mas…masak anda mau panggil lagi…masak ada manusia sich yang mau terjerembat di lubang yang sama….?????…bagaimana kalau anda ikut jalan yang lurus yang Islam tawarkan ayatnya ada mas,sudah saya tunjukan ,sementara ayat dari kamu belum kamu tunjukan…!
kata anda : 5. roh ada saatnya mati… saya sedang tidak menakut2i Anda., saya menceritakan tentang kematian ke dua. kematian pertama adalah kematian daging sedang roh tidak (Islam percaya ini dan Kristen juga),dan kematian ke dua adalah kematian daging maupun roh (inilah salah satu Jalan Lurus itu).
kata saya : he..he..he..coba mas buktikan dalam alkitab anda mana ayatnya yang mengatakan bahwa roh bisa mati
kata anda : 6. Kalau Anda percaya ayat Tesalonika itu, maka Anda seharusnya juga percaya dengan ayat-ayat yang lain, tetapi kalau Anda sedang mengambil ayat2 yang Anda senangi saja, maka Anda bukanlah lagi berada di Jalan Lurus, melainkan jalan alternatif, sama seperti ular itu, ia mengambil sebagian perintah TUHAN yang pertama, lalu sebagian lagi ia masukkan keinginannya.
kata saya : anda ini ada2 saja…,kalau saya mengambil satu ayat ,artinya sesuai dengan arah pembicaraan kita,sebab setiap pembicaraan itu perlu dalil2 yang jelas,tidak mungkin saya membahas iblis saya ambil ayat tentang dalil perkawinan….sekarang anda pun tidak mau ambil sembarang ayat dalam alkitab kalau itu tidak sesuai dengan topik yang ada,makanya anda hanya mengambil satu ayat di wahyu tersebut untuk mendukung argument anda dan hasilnya pun …dalil yang anda gunakan tidak tepat …bahkan anda hanya ber-asumsi saja.
——————————————————————-
Jadi sampai saat ini anda tidak bisa membuktikan menurut alkitab bahwa Iblis yang memperdayakan manusia sehingga jatuh ke dalam dosa.Coba anda lihat matius 4 ayat (2) Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.(3) Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.”
siapa si pencoba itu jawabnya sudah di suratkan pada ayat pertama bunyinya “(1) Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.”
nah jelas sekali di sini bahwa Iblis yang menggoda/mencobai yesus.tapi soal kejatuhan manusia kedalam dosa menurut kej.3 sampai selesai… khan sama sekali tidak di singgung2 iblis….Mengapa demikian…??????…,karena ular itu sudah dinyatakan binatang paling cerdik,artinya agar para pembaca alkitab di kejadian 3 ini tahu,bahwa benar ular bisa memperdayakan hawa karena dia “CERDIK”.jadi ASUMSI anda bahwa iblis bermanifestasi gugur karena tidak di dukung oleh ayat2 dalam alkitab,alias anda ber-asumsi tapi tidak mempunyai dalil.selanjutnya asumsi anda gugur juga dengan melihat karakter ayat2 yang ada di matius 4 ; 1-11,yang mana iblis mencobai yesus,…”iblis” disini tersurat langsung,…
wassallam
@boni
1. yah Iblis bermanifestasi di dalam binatang ular, dan binatang ular itupun tidak luput dari kutuk TUHAN.
saya sedang tidak berasumsi, ular memang binatang cerdik, dan iblis memanfaatkannya, iblis bermanifestasi di sana… kalau Anda merasa ada kesan menafsirkan oleh saya sendiri, maka saya beri ayat yang langsung menjurus ke sesuatu yang bermanifestasi di dalam ular itu:
Kejadian 3:1, 2 Korintus 11:3, Wahyu 12:9, Wahyu 20:2, Yohanes 8:44; 1Yohanes 3:8; 1Titus 2:14, selamat mencari dan belajar
2. Tetapi anda tidak akan menemukan binatang ular yang bisa berbicara kan?
kecuali Anda bisa menemukan binatang ular yang bisa berbicara sekarang maka saya salah. Sebab waktu dikutuk itu binatang ular ini tidak dikutuk untuk tidak dapat bicara lagi toh.
saya sedang tidak lari dari topik…
saya menemukan memang tidak ada binatang ular yang berjalan bukan dengan perutnya, itu membuktikan memang binatang ular telah dikutuk, tetapi ada yang lain dari kutuk itu, yaitu tidak dikutuk untuk tidak dapat berbicara, padahal ular tak satupun yang dapat bicara, itu membuktikan ada sesuatu yang di dalam binatang ular itu yang dapat kutuk juga.
3. Atau Anda sedang mempertanyakan literal ayat itu, disitu dikatakan, ular dikutuk untuk makan dari debu, apakah ada ular yang makan debu? karena tidak ada, maka ada hal lain yang tersirat di sana.
yah termasuk dalam hal ini juga, tak satupun ular yang makan debu, maka semakin jelas ada sesuatu di dalam ular itu yang kena kutuk juga.
4. Tunjukkanlah kami jalan lurus, di doa Anda kepada Allah Anda. Kamis sudah berjalan di Jalan Lurus, mau ikut?
Anda masih di dalam doa,
tetapi Kisah Para Rasul 9:11 Firman Tuhan: “Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa…..
di sini dijelaskan Jalan Lurus itu nyata ada, bukan hanya diminta di dalam doa… dulu Anda mengikuti agama GMIM makanya Anda tidak menemukan Jalan Lurus, melihat argumen di Kejadian tentang ular ajah susahnya minta ampun. kalau anda ex di sana tentunya Anda paham, ternyata bukan toh?
5. roh ada saatnya mati… saya sedang tidak menakut2i Anda., saya menceritakan tentang kematian ke dua. kematian pertama adalah kematian daging sedang roh tidak (Islam percaya ini dan Kristen juga),dan kematian ke dua adalah kematian daging maupun roh (inilah salah satu Jalan Lurus itu).
weeelehhh, katanya ex-GMIM,
Wahyu 20:6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.
Wahyu 20:14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.
Wahyu 21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”
jadi di kebangkitan pertama semua orang yang dibangkitkan hidup bersama TUHAN, karena TUHAN adalah HIDUP.
tetapi yang tidak dibangkitkan akan mengalami kematian ke dua, yaitu terpisah dari Yang HIDUP. Yang terpisah dari HIDUP adalah mati.
Anda takut dan tidak percaya maka Anda lari dari Jalan Lurus…kematian ke dua menanti.
6. Kalau Anda percaya ayat Tesalonika itu, maka Anda seharusnya juga percaya dengan ayat-ayat yang lain, tetapi kalau Anda sedang mengambil ayat2 yang Anda senangi saja, maka Anda bukanlah lagi berada di Jalan Lurus, melainkan jalan alternatif, sama seperti ular itu, ia mengambil sebagian perintah TUHAN yang pertama, lalu sebagian lagi ia masukkan keinginannya.
saya sedang tidak berasumsi, pelajarilah dari ayat2 yang saya sebutkan di atas.
7. Tambahan dari anda tentag ayat Matius, pencobaan Yesus
Saya sangat bangga dengan Anda, ayat kutipan Anda sangat tepat, untuk menjelaskan “ada sesuatu” yang di dalam ular itu. “ada sesuatu” itulah yang sedari awal mau membelokkan Maksud TUHAN, karena maksud TUHAN adalah Lurus maka JalanNya disebut Jalan Lurus. “ada sesuatu” di dalam ular itu kembali ingin membelokkan maksud penebusan TUHAN di dalam diri YESUS….., hebatnya usaha kerja kerasnya di Adam pertama itu tidak berhasil di dalam Adam ke dua, Yesus, sehingga Ia adalah Kristus itu.
@ Parhobas
hehehehe…, satabi laeku na burju
Unang pola loja ho lae mangadopi halak na sesat i…
Ai nunga iboto ibana sebenarna dalan hangoluan i alai itinggal hon ibana do. Ba attar ibaen ibana songon i asa ibereng akka dongan na ibana sileban na fanatik … hehehe. Ta alo ma sileban na asing an …
Shalom ma di laeku
@Robinson
Sak ngertiku kuwi lan sing wis jelas ora diragukake yen kowe melu nyembah manungsa ya kuwi sing jenenge wong sesat. La manungsane wae ora njaluk di sembah, sing kongkon nyembah kuwi manungsa sing jenenge paulus.
@masyono9
sing ke-bablasen iku sampean2 iku…
ora ngerti sing jenenge kristus koq sampean meluk-meluk ra ngerti, yak opo….
eh paulus dadi kambing ireng hahahaha
ah kau ini bah…
kenapa Anda berpikir bahwa Paulus itu telah mengajarkan apa yang tidak diajarkan Yesus?
@ parhobass
kata anda : 1. yah Iblis bermanifestasi di dalam binatang ular, dan binatang ular itupun tidak luput dari kutuk TUHAN.
saya sedang tidak berasumsi, ular memang binatang cerdik, dan iblis memanfaatkannya, iblis bermanifestasi di sana…
kata saya : loh bagaimana anda katakan begitu…anda tahu tidak ?..kalau anda tidak sedang ber-asumsi paling tidak ayat itu tersirat bahwa iblis sedang bermanifestasi,tapi nyatanya ayat itu baik tersurat maupun tersirat tidak bisa lagi di maknakan bahwa iblis sedang bermanifestasi.contohnya seperti kata anda :
kata anda : kalau Anda merasa ada kesan menafsirkan oleh saya sendiri, maka saya beri ayat yang langsung menjurus ke sesuatu yang bermanifestasi di dalam ular itu:
Kejadian 3:1, 2 Korintus 11:3, Wahyu 12:9, Wahyu 20:2, Yohanes 8:44; 1Yohanes 3:8; 1Titus 2:14, selamat mencari dan belajar
jawab saya : kejadian 3:1-2
1) Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”
(2) Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,
2 korintus 11:(3) Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
coba anda lihat baik2 , lebih jelas lagi disini bahwa kejadian 3 itu memang benar dimaksudkan adalah ular,sebab kalau memang Iblis maka korintus akan mengatakan iblis tapi khan tetap ular,”Sama seperti hawa di perdayakan ular” bukan Iblis.saya tahu maksud anda kalimat “pikiran kamu disesatkan” itu yang anda asumsikan bahwa yang mampu menyesatkan hanyalah iblis,….tapi anda lupa ” bahwa asumsi anda jatuh dengan kalimat ” Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. ” anda lihat baik2…..” hawa jatuh karena kelicikan ular” maka ayat ini mempertegas bahwa hawa jatuh bukan manifestasi iblis ke ular tapi karena kelicikan ular.artinya bahwa iblis tidak ada sangkut pautnya dengan ular.
–wahyu 12 ayat (9) Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya. — ..khan saya sudah katakan bahwa di sini Naga sementara yang di maksud di kejadian 3 adalah ular bukan naga.
–yoh.8:(44) Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.–….1.yohanes 3 : (8) barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.
……..Mas lihat baik2 mas….apakah ini yang anda katakan bahwa anda tidak berasumsi bahwa iblis sedang bermanifestasi kepada ular…buktinya ayat2 yg anda sodorkan tidak ada satu pun..yang menyatakan bahwa iblis sedang bermanifestasi pada ular. “Ingat Tidak ada satu ayatpun yang anda sodorkan bahwa pernah iblis “bermanifestasi pada Binatang yang tercerdik,yaitu ular” itu khan inti dari pokok pembicaraan kita. dan ular itu bukan iblis dan iblis bukan ular.Ingat juga bahwa yang di kutuk itu Ular kej 3 14″Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ULAR itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan…….” JELAS SEKALI AYATNYA MEMPERTEGAS BAHWA HAWA TERPEDAYA OLEH ULAR,KALAU BENAR ASUMSI ANDA MAKA…HARUSLAH IBLIS yang MENDAPATKAN KUTUKAN.
–1titus 2:14( maaf kalau ayat ini yang anda sodorkan sama sekali anda salah,karena tidak ada 1 titus…karena titus hanya satu surat) tapi barangkali maksud anda 1timotius 2:(14) (14) Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.—-
SAYA KIRA AYAT INI TIDAK MENJELASKAN APA2 TRENTANG ASUMSI ANDA,malah ayat ini memperlihatkan bahwa hanya kaum hawa yang berdosa…kayaknya ada kejanggalan dengan kenyataan yg ada bahwa umat kristen mengakui manusia jatuh ke dalam dosa semuanya bukan cuma perempuan tapi laki2nya juga.
Kata anda : 2. Tetapi anda tidak akan menemukan binatang ular yang bisa berbicara kan?
kecuali Anda bisa menemukan binatang ular yang bisa berbicara sekarang maka saya salah. Sebab waktu dikutuk itu binatang ular ini tidak dikutuk untuk tidak dapat bicara lagi toh.
saya sedang tidak lari dari topik…
saya menemukan memang tidak ada binatang ular yang berjalan bukan dengan perutnya, itu membuktikan memang binatang ular telah dikutuk, tetapi ada yang lain dari kutuk itu, yaitu tidak dikutuk untuk tidak dapat berbicara, padahal ular tak satupun yang dapat bicara, itu membuktikan ada sesuatu yang di dalam binatang ular itu yang dapat kutuk juga.
kata saya : harusnya pertanyaan itu anda tanyakan pada pendeta anda,Mengapa kesaya ?..lah khan jelas2 ayat satu di kejadian 3 mengatkan bahwa ular itu binatang,kalau anda mau asumsikan bahwa ular itu adalah iblis…he…he..he..he…bagaimana juga dengan ” terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan;”…”ANEH MEMANG KALAU BINATANG BISA BICARA”…?????????????????????????? janggal juga kahn…. tapi lebih aneh lagi kalau iblis bermanifestasi pada binatang (”ular”)
kata anda : 3. Atau Anda sedang mempertanyakan literal ayat itu, disitu dikatakan, ular dikutuk untuk makan dari debu, apakah ada ular yang makan debu? karena tidak ada, maka ada hal lain yang tersirat di sana.
kata saya : hal lain itu apa mas…ular adalah iblis yach ?…wong jelas yang di kutuk adalah binatang kok mas (ular)..kan ayatnya jelas… bukan iblis.
Kata anda : tetapi Kisah Para Rasul 9:11 Firman Tuhan: “Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa…..
kata saya : he..he..he…mas coba lihat baik2 mas ” pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus,” itu nama jalan mas …he..he…di jalan itu ada rumah yudas…ada2 saja anda ini,masak maksud ayat itu anda tidak tahu…he…he…he…” itu bukan petunjuk untuk manusia mencari jalan yang lurus mas…tapi itu nama jalan mas”
kata anda : 5. roh ada saatnya mati… saya sedang tidak menakut2i Anda., saya menceritakan tentang kematian ke dua. kematian pertama adalah kematian daging sedang roh tidak (Islam percaya ini dan Kristen juga),dan kematian ke dua adalah kematian daging maupun roh (inilah salah satu Jalan Lurus itu).
weeelehhh, katanya ex-GMIM,
Wahyu 20:6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.
Wahyu 20:14 Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.
Wahyu 21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”
kata saya : “he..he..he..mas tidak ada satu pun yang anda jelaskan itu berindikasi bahwa Roh mati” tidak ada mas…anda sendiri yang bilang Roh mati ..saya minta mana buktinya dalam alkitab sampai saat ini tidak ada.Atau anda ber-asumsi lagi bahwa kematian ke dua itu adalah kematian roh…he..he…he…buktinya mana mas,bahwa kematian ke dua berarti roh mati.asumsi lagi..asumsi terus…!!!
6.saya berkata .saya sudah pelajari mas…banyak yang saling bertentangan.
7.saya berkata : benar saya sependapat dengan anda : “ada sesuatu”.cuman kalau dari saya ini ayat,atau bukan mas.Masakan Binatang bisa bicara,bahkan anda sampai berasumsi Iblis bermanifestasi kedalam diri binatang ini yang disebut ular.
wasalam
@Boni ex-GMIM
Ignorance itu berbahaya saudara Boni ex-GMIM
1. Binatang Ular dan Iblis
saya pilah ok:
-binatang ular adalah binatang paling licik/pintar
-kelicikan/kepintaran ini digunakan Iblis untuk memelintir firman TUHAN
-iblis bermanifestasi di dalam kelicikan/kepintaran itu
ketika iblis yang bermanifestasi di ular itu berhasil, maka TUHAN mengutuk:
-binatang ular itu harus berjalan dengan perutnya
-iblis yang bermanifestasi di binatang ular itu juga dikutuk suatu saat akan diremukkan oleh keturunan dari perempuan itu
kenapa harus dipilah begitu?, karena:
-sampai saat ini tidak ada binatang ular yang dapat berbicara, maka ada sesuatu di dalam binatang ular itu yang dapat memampukan binatang ular itu untuk dapat berbicara. INGAT!! binatang ular itu tidak dikutuk untuk tidak dapat berbicara.
-sampai saat ini tidak ada binatang ular yang makan dari debu, maka ada sesuatu di dalam binatang ular itu yang harus makan dari debu.
untuk membuktikan itu benar, maka saya kasihlah ayat2 pendukungnya,
2. Jalan Lurus
Ams. 21:8 Berliku-liku jalan si penipu, tetapi orang yang jujur lurus perbuatannya.
dari ayat ini kita juga bisa dijelaskan, banyak hal. Penipu itu cenderung berkelok-kelok dan sering melakukan Ignorance, tetapi jalan lurus itu langsung, tepat sasaran. seperti kata Anda atas kutipan dari Kisah Para Rasul itu, dengan tipe ignorance Anda berliku-liku, mengatakan itu nama jalan, seperti nama Jalan Sudirman contohnya…
kalau Anda terus mendalami maka Anda akan cepat menemukannya di kitab yang sama yaitu
Kis. 13:10 dan berkata: “Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?
jadi:
Jalan Lurus= Jalan Tuhan= Cara Hidup Kristus=Kebanaran=Tepat Sasaran
identik dengan firman/Perintah yang pertama:”Kalau kau makan buah itu kamu pasti mati”. tetapi dibelokkan oleh iblis menjadi :”Kamu tidak mati, tetapi menjadi sama seperti Allah”.
3. Roh dan daging akan mati
dari ayat kutipan sayapun sudah jelas.
ada dua kematian. yaitu:
kematian pertama: daging mati, roh tidak
kematian kedua :ketika daging dan roh itu dibangkitkan untuk penghakiman, dan ternyata TUHAN berkata kamu tidak layak menyembah Kristus, maka roh dan dagingmu itu mengalami kematian ke dua.
Kenapa bisa?, karena Kristus adalah Allah yang hidup, maka kalau ada roh dan daging yang tidak bersama Yang Hidup, itu adalah kematian.
salam;
@ parhobass
1.Benar mas parhobass,ketidaktahuan itu adalah kebodohan dan sangat berbahaya….makanya untuk bisa mengetahui sesuatu kita harus bisa mendapatkan dalil yang jelas bukan asumsi belaka.!!!!!!!!! apalagi bicara agama harus berlandaskan pada kitab sucinya . persoalannya bagaimana kalau semua yang anda jelaskan itu berdasarkan asumsi anda – anda semua.bukankah dengan asumsi itu malah sesuatu yang tidak jelas akan semakin tidak jelas nantinya dan membuat kita tetap jatuh ke dalam kebodohan…?,…..anda memberikan argument dengan mengambil ayat2 yang sama sekali tidak memperlihatkan bahwa Iblis sedang bermanifestasi pada ular.bukankah anda yang malah tidak tahu sama sekali…?. Sampai saat ini anda tidak mampu memberikan dalil yang tegas bahwa iblis bermanifestasi dalam diri ular.yang jelas2 adalah “binatang” itu menurut kitab anda sendiri.Dan tidak ada satupun ayat yang menjelaskan bahwa Iblis pernah bermanifestasi dengan ular,……..yang ada adalah asumsi kalian to saja….!!!!!!…
2. loh bukankah jalan lurus yang saya bahas adalah mengenai jalan lurus yang anda paparkan yaitu : Para Rasul 9:11 Firman Tuhan: “Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus………………
dan kata anda :jadi:
Jalan Lurus= Jalan Tuhan= Cara Hidup Kristus=Kebanaran=Tepat Sasaran
identik dengan firman/Perintah yang pertama:”Kalau kau makan buah itu kamu pasti mati”. tetapi dibelokkan oleh iblis menjadi :”Kamu tidak mati, tetapi menjadi sama seperti Allah”.
Kata saya : nah lihat sendiri anda berkata itu iblis padahal yang memperdayakan adalah ular…?…artinya anda membuat bahwa asumsi anda itu benar,bahwa iblis itu bermanifestasi pada ular.Dan setahu saya anda belum pernah mendapatkan satu ayat yang mendukung bahwa pada waktu itu ular sementara di rasukikah,atau sementara termanifestasi dengan iblis.
Dan anda juga jangan lupa bahwa jalan yang benar itu harus di uji,apa benar jalan itu adalah jalan yang lurus atau cuma di lurus-luruskan saja.Pertanyaanya sudahkah anda uji…?
kata anda : Roh dan daging akan mati
dari ayat kutipan sayapun sudah jelas.
ada dua kematian. yaitu:
kematian pertama: daging mati, roh tidak
kematian kedua :ketika daging dan roh itu dibangkitkan untuk penghakiman, dan ternyata TUHAN berkata kamu tidak layak menyembah Kristus, maka roh dan dagingmu itu mengalami kematian ke dua.
Kenapa bisa?, karena Kristus adalah Allah yang hidup, maka kalau ada roh dan daging yang tidak bersama Yang Hidup, itu adalah kematian.
kata saya : 2 kematian itu memang ada mas…tapi tak ada satu penjelasan pun di dalam ayat2 yang mengatakan bahwa Roh mati mas….?…itu asumsi anda,karena menurut anda kematian pertama pasti daging dan yang kedua adalah roh tentunya…?…tapi khan itu menurut anda …?…buktinya ayat2 yang anda sodorkan tidak satupun yang menegasakan ada kematian roh …? …yng ada adalah kematian kedua…? dan anda mengatakan itu adalah kematian roh….?…bukankah itu namanya asumsi mas….?…
wassalam
@boni ex-GMIM
cara berpikir di masalah point 1.2.3,
Di Alkitab tidak ada tertulis Enos memanggil nenek kepada Hawa.
asumsi Boni Ex-GMIM = maka nenek Hawa tidak ada.
asumsi Parhobass = literal Enos memanggil nenek kepada Hawa memang tidak ada, bukan berarti Hawa bukan neneknya Enos.
kegagalan dan igonarance atas asumsi parhobass/kristen umumnya membuat boni menjadi ex-GMIM, tragis….
@boni ex-GMIM
cara berpikir di masalah point 1.2.3,
study kasus Kejadian 3:
Di Kejadian 3 ada tertulis binatang ular menggoda Hawa
asumsi Boni Ex-GMIM = maka binatang ularlah yang menggoda Hawa bukan iblis
asumsi Parhobass = literal Iblis menggoda Hawa memang tidak ada, bukan berarti Iblis yang tidak menggoda Hawa. (diambil dari kondisi bahwa sampai sekarang tidak ada ular yang dapat berbicara, karena salah satu kutuk di kejadian 3 itu adalah tidak ada kutuk untuk tidak dapat berbicara kepada binatang ular)
kegagalan dan igonarance atas asumsi parhobass/kristen umumnya membuat boni menjadi ex-GMIM, tragis….
@ parhobass.
Yang lagi ber-asumsi anda mas bukan saya. contohnya seperti kata anda sendiri. karena anda berkata “literal Iblis menggoda Hawa memang tidak ada, bukan berarti Iblis yang tidak menggoda Hawa. (diambil dari kondisi bahwa sampai sekarang tidak ada ular yang dapat berbicara, karena salah satu kutuk di kejadian 3 itu adalah tidak ada kutuk untuk tidak dapat berbicara kepada binatang ular).
kata anda : kegagalan dan igonarance atas asumsi parhobass/kristen umumnya membuat boni menjadi ex-GMIM, tragis….
kata saya :saya tahu bagi anda itu tragis…….dan itu hak anda2 semua berkata begitu,tapi bagi saya pribadi… malah itu satu kesyukuran,amin.
wassalam
[...] terima kasih kepada rekan-rekan khususon kepada @Kang Kopral Cepot yang ahli sejarah, @Mas Yono9 yang penuh perhatian, @Mba Fitri yang cantik dan pintar, @Mas Lovepassword jagoan komputer, @Kang Casrudi yang apik, [...]
@Kepada Rekan Muslim semua dimanapun berada…!!!!
SELAMAT TAHUN BARU
DOEA RIBOE SEPOELOEH !!
Semoga Yesus Kristus Juruselamat Manusia, memberikan berkat kesehatan, kebahagiaan dan berkah di tahun ini dan membebaskan kita semua dari belenggu kematian abadi. Amin.!
@Jelasnggak
Yesus memang juruselamat manusia dengan jalan mengajarkan untuk menyembah Bapa bukan menyembah dirinya… coba kamu pelajari seluruh ucapan yang ada didalam Bible adakah yesus meminta untuk disembah???
[...] (baca: Wawan ) merasa prihatin dan sayang kepada mayoritas umat Islam yg masih menjalankan bid’ahnya Umar bin Khattab tsb, sedangkan menurut Sunnah Rasulullah saw dlm haditsnya adalah hal yg baru dlm agama adalah [...]
Blognya sangat bagus dan isi blognya cukup menarik. Anda Membutuhkan Informasi Tentang Masyarakat Suku Pakpak. KUNJUNGI SEMUA TENTANG PAKPAK DAN UPDATE BERITA-BERITA DARI KABUPATEN PAKPAK BHARAT HARGA BAHAN-BAHAN PERTANIAN, HASIL BUMI BERUPA NILAM, KEMENYAN, KOPI, ADAT-ISTIADAT, PEMBANGUNAN DAERAH DAN LAIN-LAIN DI GETA_PAKPAK.COM http://boeangsaoet.wordpress.com
[...] (baca: Wawan ) merasa prihatin dan sayang kepada mayoritas umat Islam yg masih menjalankan bid’ahnya Umar bin Khattab tsb, sedangkan menurut Sunnah Rasulullah saw dlm haditsnya adalah hal yg baru dlm agama adalah [...]
berbahagialah orang yang mengenal yesus yang hidup yang bangun dari kematian.
Ntuk BONA terima kasih yang anda diskusikan membuatku makin percaya sama yesus karena engkau juga mengakui isi-isi ALKITAB meskipun kau bukan kristen.
Ntuk PARHOBAS horas lae…
thanx y Blok ini sangat bagus.
MANUSIA TIDAK LEPAS DARI SALAH.
KATA ALLAH; PIKRANMU BUKANLAH PIKIRANKU, DAN PIKIRANMU BUKAN PIKIRANKU. Kemampuan manusia cara berpikir sangat terbatas karena kamu manusia dari tebuh tanah.